Peran Auditor Internal dan Sistem Pengendalian Intern (SPI) dalam Pengelolaan Risiko di Lembaga Keuangan Syariah

Syahril Syahril

Abstract


Setiap kegiatan organisasi yang dilaksanakan untuk mencapai suatu tujuan atau sasaran organisasi pasti akan menghadapi berbagai risiko. Kunci keberhasilan mencapai tujuan atau sasaran organisasi adalah bagaimana pihak manajemen organisasi mengelola risiko tersebut. Terkait dengan pengelolaan risiko, implementasi audit yang bisa digunakan di lembaga keuangan syariah adalah audit internal berbasis risiko (risk based audit). Audit internal berbasis risiko merupakan pendekatan audit yang membantu manajemen dalam menilai proses pengindentifikasian risiko organisasi dan strategi antisipasi manajemen atas risiko dalam bentuk dibangunnya Sistem Pengendalian Intern (SPI) yang tepat dan memadai. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui sejauhmana peran auditor internal dan Sistem Pengendalian Intern (SPI) dalam pengelolaan risiko (risk management) di lembaga keuangan syariah. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan ORCA (Objective, Risk, Control, Action), sedangkan untuk mengidentifikasi risiko material yang dihadapi lembaga keuangan syariah, penulis menggunakan pendekatan aset (the asset approach), pendekatan lingkungan eksternal (the eksternal environment approach) dan pendekatan skenario ancaman (threat scenario approach). Secara umum dari hasil penelitian ini diketahui bahwa auditor internal dan Sistem Pengendalian Intern (SPI) mempunyai peran besar dalam proses pengelolaan risiko di lembaga keuangan syariah.

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.35836/jakis.v2i1.52

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Syahril Syahril

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indexed by: